KSAT | Undangan Kontrol Hama Musang Di Sibisa, Toba

KSAT menerima undangan kegiatan Kontrol Hama Musang yang dilaksanakan di kawasan Sibisa, Kabupaten Toba, tepatnya ro gora-gora sian Tulang Sirait.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya pengendalian hama musang yang selama ini meresahkan masyarakat karena merusak borta dan minum tuak milik warga. Musang na satu on ternyata bukan hanya doyan buah, tapi rupanya sudah naik kelas jadi penikmat tuak natonggi. 🤣

Partisipasi KSAT dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari program dan rencana kerja organisasi dalam mendukung kegiatan sosial, lingkungan, serta mempererat hubungan antar komunitas dan masyarakat di Kabupaten Toba.

Perjalanan dimulai dari Posko Senpai Hunter pukul 19.00 WIB. Dengan semangat tinggi dan keyakinan “tinggal gas sampai lokasi”, rombongan akhirnya tiba di Sibisa pukul 22.00 WIB… bukan karena jauh, tapi karena salah jalan. “Namarsak GPS do hita,” kata salah satu anggota sambil ketawa-tawa di tengah gelap. 😂

Sesampainya di lokasi, rombongan langsung dijamu dengan tuak natonggi khas tuan rumah. Dingin Sibisa pun langsung kalah. Obrolan makin hangat, tawa makin keras, dan briefing perlahan berubah jadi acara marhata sambil manghirup tuak.

Malam pun dimulai. Tanyang! Tim bergerak menyusuri area kebun dan hutan kecil dengan bantuan 3 anjing pemburu dari Group APT ditambah 1 anjing pemburu milik penjamu. Tidak hanya itu, 2 group pemburu dari Porsea Hunter dan Bedilers Toba juga ikut bergabung, sehingga total peserta dalam aktivitas malam itu mencapai 11 orang.

Anjing-anjing langsung semangat begitu dilepas, sementara beberapa anggota mulai ngos-ngosan naik turun bukit. Ada juga yang lebih semangat jaga gelas tuak daripada pegang senter. 🤣

Hasil akhir malam itu:
🎯 Poin 3 musang berhasil diamankan.

Walaupun kaki pegal, jalan sempat nyasar, dan jaket bau asap campur tuak, kebersamaan malam itu jadi cerita yang sulit dilupakan.

Horas KSAT!
Horas hita sude! 🔥